East Van House Dengan Fitur Sloping Roof Asimetris Oleh Tukang Taman Minimalis

Tempat tinggal yang bakal jadi object review kita kesempatan ini adalah tempat tinggal Vancouver dengan cladding yang terbuat dari kayu Cedar. Design serta pelaksanaan tempat tinggal beratap asimetris ini dikerjakan oleh Splyce Design, satu studio arsitektur asal Kanada. Tempat tinggal ini mempunyai feature ini yang unik, dengan atap yang miring serta landai sampai nyaris menyentuh tanah. Bahkan juga, atap ini segaris dengan lantai yang ada dirumah itu. Hal itu terlihat terang serta terekam dalam sebagian photo berikut ini.

�Dimensi luas dengan material sesuai dengan tempat tinggal � tempat tinggal di sekitarnya� Inspirasi dari design serta pembangunan tempat tinggal ini sisi dari ide tempat tinggal modern. Begitu, East Van House � julukan dari tempat tinggal ini � mempunyai design bangunan yang cukup mencolok di dalam � tengah lokasi dimana ada macam kultur serta design arsitektur tempat tinggal yang beragam.

Sang arsitek Tukang Taman Minimalis, menguraikan kalau terdapat banyak tempat tinggal di daerah itu yang mencerminkan keragaman orang-orang serta tempat tinggal in adalah satu diantara tempat tinggal yang pas kedalam konteks itu. Diluar itu, ada unsur-unsur yang didesain untuk menghubungkan dengan dimensi luas bangunan dengan material yang sesuai dengan tempat tinggal � tempat tinggal di sekelilingnya. Hal semacam ini adalah satu design arsitektur yang sudah didesain sesuai sama keperluan serta keinginan client.

�Atap yang off-set serta asimetris bertindak mendukung bangunan serta bangun kesesuaian dengan tangga di bawahnya� Tempat tinggal ini mempunyai 3 lantai dengan plot yang lebih pendek bila dibanding dengan tempat tinggal � tempat tinggal normal di daerah itu. Splyce Design bangun dimensi interior sampai ke atap untuk mengoptimalkan ruangan internal. Bentuk atap yang melandai seperti lereng pegunungan ini didesain untuk ikuti alur tangga yang pas ada di bawahnya.

Atap yang off-set serta asimetris ini bertindak begitu baik dalam mendukung bangunan serta bangun kesesuaian dengan tangga di bawahnya serta membuat sebagian ruang yang unik di dalamnya yang pasti tidak mungkin kita dapatkan ditempat lain. Di ruangan bawah tanah ada garasi, ruangan utilitas (utility room), ruangan menaruh wine, serta satu kamar tidur serta satu kamar mandi untuk tamu.

tukang taman minimalis
Sesaat pada lantai dasarnya, Anda bakal temukan satu pintu yang bakal segera menghubungkan ke jalan luar, lalu menghadap ke dapur terbuka serta ruangan makan yang posisinya ada di belakang. Disini kita dapat juga temukan ruangan tamu serta teras. Keseluruhannya, tempat tinggal ini menghadap ke arah selatan yang sangat mungkin bangunan ini memperoleh paparan sinar matahari selama siang hari.

�Unit penyimpanan (storage unit) terbuat dari kayu ek putih yang dikonsentrasikan cuma pada satu segi dinding dapur� Ada satu dapur dangan unit penyimpanan yang memanjang dari lantai sampai langit � langit. Unit penyimpanan (storage unit) ini di terbuat dari kayu ek putih yang dikonsentrasikan cuma pada satu segi dinding dapur saja untuk melindungi dinding sisi lain bersih dari semua jenis benda, termasuk juga kabinet dapur atau unit penyimpanan lain. Selain itu, ada satu unit penyimpanan yang tempatnya tidak jauh dari pintu masuk yang dapat digunakan sebagai ruang duduk. Pada saat lain, tempat ini dapat dipakai untuk menempatkan tas � tas.

Di salah dinding dapur sisi samping, satu recess windows dipasang di belakang meja konter. Maksud dari peletakan jendela ini tidak lain untuk membawa sinar matahari masuk lebih dalam ke tempat tinggal sekalian memberi ruangan untuk tanaman untuk tumbuh karna selalu memperoleh supply cahaya matahari lewat ruang ini.

Penentuan bay window adalah inspirasi dari sang arsitektur atas interpretasinya pada bangunan ini, dengan mengoptimalkan potensi sinar yang semakin banyak dari samping di banding dari depan. Di sekitaran jendela itu, di buat ruang untuk menumbuhkan tanaman serta bunga musiman. Selama pagi sampai sore, cahaya matahari selalu menyinari ruang ini.

Di belakang tempat tinggal, satu ruangan makan serta ruangan tamu ditata dengan tingkat yang tidak sama serta dipisahkan oleh perapian. Tingkatan yang tidak sama ini sangat mungkin yang tinggal didalam rumah untuk memperoleh ruang yang lebih dekat ke taman. Satu ruang membaca yang tidak jauh dari ruang ini menghadap kembali pada pintu depan, hingga tawarkan jalur melingkar di lantai basic.

�Tidak ada batasan yang tentu tentang mana sisi depan, serta mana sisi belakang� Sang arsitek memberikan kalau di lokasi tempat tinggal ini tak ada batasan yang tentu tentang mana sisi depan, serta mana sisi belakang. Langkah tersebut bikin ruang yang ada disini merasa semakin besar.

Pada lantai atas ada satu ruangan belajar serta kamar tidur, dengan pencahayaan yang menghadap barat, hingga dapat menegaskan panorama langit serta pohon-pohon yang dapat dibuka dari tempat tidur. Ruangan ganti sudah ditambahkan di belakang kamar tidur, dengan koridor yang menghadap keluar ke satu teras kecil.

Bathtub serta shower juga sudah ditambahkan di belakang kamar tidur, dengan bak mandi serta dinding yang berdekatan serta di bangun dengan bahan marmer untuk mengontraskan kayu sebagai material menguasai yang dipakai dirumah ini. Tangga yang terdapat diantara tiga lantai menghadap sisi utara serta adalah ruang yang paling gelap di bangunan ini. Karenanya, ditambahkan tapak tangga terbuka, glass balustrades serta rooflight diatas tangga untuk tingkatkan supply sinar alami kedalam ruang. Volume tangga yang tinggi menaikkan situasi seakan � olah bangunan ini demikian luas oleh Tukang Taman Minimalis.

Kayu larch dipakai untuk lantai tempat tinggal, sesaat kayu cedar merah membuat dinding luar. Cedar merah yaitu material pilihan favorite desainer serta timnya, karna tumbuh dengan cara di rimba lokal serta digunakan tanpa ada langkah yang manusiawi tanpa ada membabi buta sampai membabat rimba.