Mobil Ambulance Serta Kesehatan Pemimpin

Nyatanya bukan sekedar institusi kepresidenan saja yang sediakan kendaraan kesehatan spesial darurat, namun banyak unit-unit departemen pemerintah Republik Indonesia dengan cara terpisah-pisah sediakan kendaraan-kendaraan ambulance mereka sendiri. Pernah saya lihat kendaraan ambulance sumbangan dari Jepang yang dipakai untuk aktivitas keseharian yang pasti tampak bukanlah untuk mengatasi permasalahan kesehatan spesial darurat, mengangkut orang sakit, mengangkut korban kecelakaan atau kondisi lain, namun untuk kendaraan transportasi aparat, lantaran terang tampak mereka yang mengendarai kendaraan itu bukanlah petugas kesehatan! Pakaian serta tampang mereka jauh dari tampang petugas kesehatan! Bahkan juga saya masihlah lihat kendaraan ambulance puskesmas dipakai untuk antar jemput pegawai.

Banyak klinik-klinik, yayasan-yayasan penyelenggara kesehatan swasta yang mempunyai kendaraan ambulance mereka sendiri, serta setiap waktu mereka barangkali memohon perlakuan spesial dalam perjalanan mereka, dengan lampu kelap-kelip serta sirene meraung-raung mereka minta jalan supaya dapat lewat dengan cepat di kerumunan mobil-mobil yang menyesaki jalanan. Rasa-rasanya tak adil, lihat demikian banyak kendaraan yang di buat jadi mobil ambulance namun sesungguhnya tak berperan dengan baik serta benar, lantaran kendaraan itu sesungguhnya telah serupa dengan kendaraan angkutan barang yang lain, kendaraan pengangkut penumpang (umum), kendaraan pengangkut mebel, pengangkut semen, pengangkut pasir, atau seperti taxi, yang bisa dipakai dengan membayar sewa penggunaan layanan. Namun coba bila ada bencana atau kecelakaan besar, apakah kendaraan itu bakal dengan selekasnya ada, siap mengangkut beberapa korban, mereka yang sakit, yang terluka.belum pasti.

Sekitaran jam 9 pagi (sekitaran th. 2002) di jl. Matraman Raya, polisi repot hentikan kendaraan yang lewat, semuanya kendaraan bermotor mesti berhenti serta menepikan kendaraan mereka. Dari terlalu jauh terdengar nada sirene meraung-raung dari kendaraan pembuka jalan untuk kendaraan bernomor B2, kendaraan Wakil Presiden. Sebagian kendaraan pengawal ada di depan B2, sebagian kendaraan lagi ada di belakangnya, serta yang paling akhir turut meluncur mobil ambulance spesial berwarna hijau. MOBIL AMBULANCE Nyatanya bukan sekedar si Wapres yang keliling kota diiringi mobil ambulance, si Presiden akan diikuti oleh mobil ambulance dimanapun mereka meluncur Satu fakta yang pahit buat bangsa ini, beberapa hingga presiden serta wakilnya mesti diikuti dengan kendaraan ambulance spesial untuk melindungi kesehatan ke-2 orang terpenting itu.

Keikut-sertaan mobil ambulance telah mulai sejak zaman presiden HMS memerintah negara ini serta selalu berlanjut ke pemerintahan presiden selanjutnya, baru waktu ayah SBY jadi presiden mobil ambulance itu tak terlihat lagi, sekurang-kurangnya di Jakarta!, saya tidak paham bila presiden & wapres tengah beranjang-sana ke daerah. Ada 2 perkiraan saya karenanya : si presiden/wapres memanglah kurang sehat, berpenyakitan (kronis pastinya) hingga mesti senantiasa diiringi mobil ambulance dimanapun beliau-beliau itu beradasi presiden/wapres memanglah menyangsikan system service kesehatan yang disiapkan oleh pemerintahnya sendiri.

Menyangsikan system service rumah-sakit yang ada, menyangsikan kekuatan beberapa dokter terkecuali dokter yang dibawanya sendiri berkeliling kota, atau mungkin saja takut bila berlangsung salah perawatan hingga butuh membawa mobil ambulance spesial, dokter spesial, perawat spesial, perlengkapan spesial serta obat-obatan spesial untuk dianya. Lucu sekali presiden-presiden waktu lalu yang membawa keliling mobil ambulancenya kemana saja, lantaran memberi deskripsi bila si presiden itu berbadan tak sehat dengan kata lain penyakitan serta sekalian beliau-beliau itu tak yakin pada system service kesehatan yang mereka buat persiapan untuk rakyatnya, yang demikian ambur-adul hingga beliau-beliau itu mesti membawa ambulance, dokter, perawat, perlengkapan, serta obat-obatan sendiri kemana saja.